Langsung ke konten utama

Favorite teacher?

Di sekolah,gw punya cara pandang yg berbeda-beda untuk setiap guru.Dari sekian banyak guru yang masuk dikelas gw, ada satu guru Matematika yang cukup menarik,bukan karena tampang, tapi karena cara pemikiran dan pengalaman yang buat gw belajar banyak hal dari beliau.Sebut saja Pak Adi. Beliau bukanlah guru yang populer. Bahkan saat setiap hari senin pada saat upacara bendera, Dia gk pernah keliatan di barisan guru. Mungkin faktor umur juga kali ya?,karena ini tahun terakhir beliau mengajar. Saat di kelas juga orangnya cuek,bahkan teman teman gw sering buat candaan tentangnya."kalau aja bapak itu lewat dari garis belakang ini, potong aja telingaku".Begitulah kira-kira candaanya.(btw bangku w paling belakang). Bukan karena maksud lain, tapi karena dia cuma ngajar orang depan aja. 

Disetiap jam beliau, Dia selalu menyempatkan ceramah sebelum 15 menit bel berbunyi. Banyak yg tidak memperhatikan saat beliau ceramah. Tapi saat itu gw lagi fokus dengerin dia, sehingga ada beberapa kalimat yang buat gw menarik. "kalian mungkin masih bisa bercanda, tidur bareng sama saudara anda,tapi bila besar Anda mungkin bisa bermusuhan karena harta.Maka dari itu daripada menghabiskan uang ortu anda dengan hal yang gak jelas, lebih baik habiskan itu dengan pendidikan".Kata ini cukup relate untuk zaman sekarang yg dimana ketika orang tua kita meninggal, pasti ada sebagian keluarga rebut rebutan masalah harta ortunya. Balik lagi ke kalimat beliau. Menghabiskan duit ortu untuk pendidikan bisa dibilang menjadi suatu investasi dalam jangka panjang.Mungkin hal ini bisa menjadi kontroversi, karena bisa dibilang egois atau cerdas. Lebih dari itu kata "menghabiskan " disini bukan merengut atau lainnya, tapi sebagai ganti dari uang yang kita pakai untuk hal yang gak jelas,jadi ini bukan ke arah negatif. 

Terlepas dari itu semua,mungkin Dia juga belajar dari pengalaman dalam hidupnya. Banyak ceramah beliau tentang kehidupan yang gak pernah diajarkan disekolah,tapi gw bersyukur, setidaknya Dia pernah mengajar ke kelas kami.

Semoga bapak sehat selalu, Terima kasih atas apa yang Anda ajarkan selama ini, walaupun Kami sebenarnya tahu Anda peduli, jika kami juga peduli. Banyak kesan yang masih belum saya tuangkan dalam  blog ini.Saya hanya bisa mendoakan yang terbaik buat bapak.Terima kasih😁😁. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Will my future be the same as when I was a child?

    Saya memutuskan untuk menulis blog ini, karena teringat saat saya mengerjakan tugas bahasa inggris saya.Kelak saya menjadi apa?,itu yanng pertama kali muncul dalam pikiran saya.Apakah impian saya waktu kecil akan terwujud?.Apakah semua akan menjadi nyata?    ketika saya kecil,saya selalu bermimpi untuk bekerja dengan keras dan mempunya banyak harta.Entah apapun perkerjaanya,Polisi,Direktur perusahaan,Usahawan dll.Intinya saya hanya berpikir bahwa disaat besar nanti,saya akan menjadi orang yang tidak memikirkan berapa biaya yang keluar,dan barang apa ingin dibeli.Semua terbesit dalam pikiran saya,bahwa masa depan itu menyenangkan,selalu bersifat positif dan seolah olah masa depan itu gak pernah gagal.Berbincang dengan teman disekolah membahas cita cita yang tinggi sangat menyenangkan."insyiniur","pilot","dokter" ucap murid pada saat itu,termasuk saya sendiri    Bertambahnya waktu hingga saat ini saya memasuki jenjang SMA,impian itu hanya didalam mulut s...

Pandemi

Pembukaann Halo semua yang sedang membaca blog ini,semoga kalian diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalani hidup yg begitu banyak beban ini,Termasuk kalian.🤭 Basa-basi Jika dihitung-hitung pandemi sebentar lagi akan berulang tahun.Dalam kegiatan saya sehari-hari,saya tidak merasa dikelilingi oleh pandemi karena saya sendiri menikmatinya.Ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil selama pandemi ini.Memang tak jarang hidup juga seperti hampah tak berpenghuni dan bingung harus ngapai.Tapi kita bisa mengambil dari sisi positifnya aja Contohnya kalian bisa baca-baca buku yang udah lama gak dibaca.Tapi sadarkah kalian jika selama pandemi ini,waktu itu semakin cepat,gak sadar kalau 2 jam itu kayak 2 menit nungguin latihan  plank selesai.Kita juga bisa menghabiskan waktu dengan marathon nonton darkaor atau pun anime.Tapi sayang,banyak film yang ketunda juga karena pandemi.Mudah-mudahan pandemi ini cepat berakhir agar kita bisa bertemu dengan teman di sekolah🤗. Penutup Terima kasih b...

About me

 Saya Caesar John Henry Simarmata berasal dari kota Medan. Sebagai lulusan baru pada jenjang menengah atas si Medan, saya bukan orang yang begitu mencolok di bidang akademis maupun prestasi. Hal ini disebabkan kurangnya relasi pada murid-murud lainnya hali ni menyebabkan wawasan saya sangat minim dan tidak bersemangat untuk bersekolah.  Memasuki kelas dua belas,saya saya mempunyai cita-cita untuk menjadi seorang programmer. Tentu tidak mudah untuk menggapai profesi itu,dimana saya harus belajar dengan sungguh-sungguh pada kelas dua belas, ditambah lagi Prodi Teknik informatika termasuk prodi sangat diminati banyak orang sehingga tidak mudah untuk memasukinya. Namun, saya bersih keras untuk mencapai passing grade itu. Saya beljar setiap hari, Bimbel dari pagi hingga sore. Nasib berkata buruk saat saya gagal memasuki prodi di univerautas impian saya. Say hanya mampu mencapai batas nilai D-3 POLMED. Saya punya daya juang yang kuat sehingga saya mencoba keberuntungan jalur mandiri...