Langsung ke konten utama

Andai dunia dibuat olehku


   Misteri di kehidupan ini masih sangat banyak yang belum terpecahkan. Kita bahkan hanya menjelajah lautan tidak hampir setengah bumi. Ketidaktahuanku akan dunia ini selalu membuat pikiran-pikiran kotorku terbang di kepala.Khususnya sang pencipta. 


Benarkah? 

   Penderitaan yang silih berganti memunculkan pertanyaan  pada diriku dengan Tuhan."Kenapa dia menciptakan dunia ini dengan kebebasan, bukankah aturan yang Ia buat menuju ke kesempurnaan?. ".Pertanyaan itu muncul ketika aku merasa frustrasi dengan keadaanku saat itu.Seharusnya dengan kebebasan yang dia ciptakan kepada kita,tidak terlalu mengejutkannya tentang hal yang menyimpang dari aturannya. Bukankah dia mahatahu?, lantas apa yang membuatnya marah di dialog-dialognya dalam kitab suci?.Puji-pujian,nyanyi-nyanyian,hingga jilatan-jilatan lidah manusia tidak cukup memvalidasi dirinya bahwa Ia lah yang terhebat di alam semesta yang diciptakannya.Aku yang berasal dari negara demokrasi lantas mempertanyakan progjanya.Jabatan tertinggi di suatu konstitusi tanpa adanya pengkritik dari suatu negeri, sudah pasti negara itu bukan negara yang sehat. Masa iya perumpamaan itu layak dibandingkan dengan eksistensinya.Singkirkan terlebih dahulu doktrin bahwa Tuhan mahasegalanya, toh dia juga membiarkan segala ketidakadilan ini terjadi.Kita harus punya pihak oposisi supaya tidak terjadi penyalahgunaan wewenang. Kasus seperti penembakan misterius(1982-1985), Penghilangan Orang Secara Paksa (1997-1998), Genosida Rwanda: Pembunuhan massal terhadap suku Tutsi oleh suku Hutu pada tahun 1994,serta masih banyak lagi kengerian di dunia ini. Pertanyannya, dimana Tuhan kala itu? ,jika hukum tabur tuai benar ada, mau berapa lama menunggu?. Munafiklah kalau manusia itu tidak ingin menginginkan hasil yang instan,Setidaknya untuk keadilan saja.Ini seperti ada unsur kesengajaan yang dibuat olehnya, dengan tujuan bersenang-senang. Masa iya,hukum sesempurna itu harus dijalankan di dunia yang punya kebebasan?. Dengan dalih supaya hidup ini lebih bermakna?. Alasan itu terlihat konyol.Dengan kemahakuasaannya,aku tahu betul kalau dunia ini bisa seperti ekspetasinya dengan menghilangkan beberapa fitur yang tidak diperlukan. Tapi,tampaknya manusia dibuat seperti anak haram yang ditinggalkan oleh Ayahnya yang tidak bertanggung jawab. Setelah dia membuat dunia ini, Dia membuat secara berhubungan satu sama lain supaya kebutuhan manusia terpenuhi melalui siklus yang terus berjalan tanpa campur tangannya. Matahari menyerap air,akan menjatuhkan air itu kembali. Hewan-hewan kawin akan menggantikan mereka di masa yang akan datang. Semua itu berjalan otomatis.Jadi, memang sebenarnya penderitaan yang kita alami itu tidak akan didengarnya karena alam ini sudah berjalan otomatis.

Jika aku

    Aku adalah seorang bajingan yang kekurangan hiburan,tidak ada teman, tampang pas-pasan,membosankan dan negatif lainnya. Seandainya aku menjadi Tuhan dan harus membuat dunia ini, maka aku akan membuat hal yang sama dengan Tuhan saat ini. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Will my future be the same as when I was a child?

    Saya memutuskan untuk menulis blog ini, karena teringat saat saya mengerjakan tugas bahasa inggris saya.Kelak saya menjadi apa?,itu yanng pertama kali muncul dalam pikiran saya.Apakah impian saya waktu kecil akan terwujud?.Apakah semua akan menjadi nyata?    ketika saya kecil,saya selalu bermimpi untuk bekerja dengan keras dan mempunya banyak harta.Entah apapun perkerjaanya,Polisi,Direktur perusahaan,Usahawan dll.Intinya saya hanya berpikir bahwa disaat besar nanti,saya akan menjadi orang yang tidak memikirkan berapa biaya yang keluar,dan barang apa ingin dibeli.Semua terbesit dalam pikiran saya,bahwa masa depan itu menyenangkan,selalu bersifat positif dan seolah olah masa depan itu gak pernah gagal.Berbincang dengan teman disekolah membahas cita cita yang tinggi sangat menyenangkan."insyiniur","pilot","dokter" ucap murid pada saat itu,termasuk saya sendiri    Bertambahnya waktu hingga saat ini saya memasuki jenjang SMA,impian itu hanya didalam mulut s...

Pandemi

Pembukaann Halo semua yang sedang membaca blog ini,semoga kalian diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalani hidup yg begitu banyak beban ini,Termasuk kalian.🤭 Basa-basi Jika dihitung-hitung pandemi sebentar lagi akan berulang tahun.Dalam kegiatan saya sehari-hari,saya tidak merasa dikelilingi oleh pandemi karena saya sendiri menikmatinya.Ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil selama pandemi ini.Memang tak jarang hidup juga seperti hampah tak berpenghuni dan bingung harus ngapai.Tapi kita bisa mengambil dari sisi positifnya aja Contohnya kalian bisa baca-baca buku yang udah lama gak dibaca.Tapi sadarkah kalian jika selama pandemi ini,waktu itu semakin cepat,gak sadar kalau 2 jam itu kayak 2 menit nungguin latihan  plank selesai.Kita juga bisa menghabiskan waktu dengan marathon nonton darkaor atau pun anime.Tapi sayang,banyak film yang ketunda juga karena pandemi.Mudah-mudahan pandemi ini cepat berakhir agar kita bisa bertemu dengan teman di sekolah🤗. Penutup Terima kasih b...

About me

 Saya Caesar John Henry Simarmata berasal dari kota Medan. Sebagai lulusan baru pada jenjang menengah atas si Medan, saya bukan orang yang begitu mencolok di bidang akademis maupun prestasi. Hal ini disebabkan kurangnya relasi pada murid-murud lainnya hali ni menyebabkan wawasan saya sangat minim dan tidak bersemangat untuk bersekolah.  Memasuki kelas dua belas,saya saya mempunyai cita-cita untuk menjadi seorang programmer. Tentu tidak mudah untuk menggapai profesi itu,dimana saya harus belajar dengan sungguh-sungguh pada kelas dua belas, ditambah lagi Prodi Teknik informatika termasuk prodi sangat diminati banyak orang sehingga tidak mudah untuk memasukinya. Namun, saya bersih keras untuk mencapai passing grade itu. Saya beljar setiap hari, Bimbel dari pagi hingga sore. Nasib berkata buruk saat saya gagal memasuki prodi di univerautas impian saya. Say hanya mampu mencapai batas nilai D-3 POLMED. Saya punya daya juang yang kuat sehingga saya mencoba keberuntungan jalur mandiri...