Langsung ke konten utama

Pagi tadi









Setelah hampir sebulan aku gak ke gereja,aku memutuskannya dengan pergi kesana.Jam sembilan waktu yang bagus menurutku,sehingga aku bangun lebih awal.Lagi-lagi aku pergi sendiri,tak ada yang menemani.

Sebelum sampai ke gereja,aku melihat bus AKPOL berderet terparkir di dekat gereja.Aku kaget,karena selama aku gereja disana belum pernah bertemu dengan mereka.Sebenarnya aku senang melihat mereka secara nyata,karena aku hanya pernah melihatnya di sosmed,tapi aku juga iri dengan keberhasilan mereka karena diterima di sana.Sepanjang beribadah aku selalu menggerutu karena kenikmatan yang mereka miliki.Mereka jadi pusat perhatian karena bajunya yang berbeda dengan yang lain.

Aku jadi teringat akan memoriku yang gagal di tesnya.Lucu sekali,tes awal aku langsung gagal,tes kesehatan.Aku ingat pengunguman yang dibacakan panitia dengan nama-nama yang tidak dapat melanjukan tes selanjutnya.Nantinya kami akan diberikan psikologi,mungkin untuk penyemangat saja.Aku diberikan penyemangat oleh panitia yang berdialog denganku."sukses gak harus disini kok!",berat rasanya menerima kalimat tersebut.Aku gak punya banya persiapan di kesehatan karena semua di luar kemampuanku.Tidak ada lagi yang ingin aku tanyakan dan rasanya hanya ingin cepat-cepat pergi dari situ.Lalu,aku pulang ke tempat penginapanku yang tidak berada jauh dari sana.Sepanjang aku pulang,aku menyesal kenapa aku harus tes?,kenapa dari awal aku belajar?,kalau ujung-ujungnya jadi begini.Sampai penginapan,aku langsung beberes bajuku untuk pulang kerumah,tapi ada telepon memanggil,mama menanyakan kabar."Gimana sar?",tanpa kusadari aku langsung menjatuhkan air mata karena gagal di tes yang konyol itu.Aku meluangkan waktuku sejenak untuk menangis sebelum akhirnya pulang.Aku takut orang rumah tahu.Pada waktu itu,ada opung di rumah,tapi aku merahasiakan hal tersebut karena malu.

Kepercayaan diriku berubah drastis jika menghadapi tes-tes yang lain.Dua bulan lagi aku juga udah harus UTBK,namun gagal juga.Aku hanya bisa meratapi hal yang sudah berlalu.Tidak mungkin lagi aku mencobanya kembali.Sehingga dari waktu itu,setiap aku melihat AKPOL yang bisa kuingat hanya kesedihan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Will my future be the same as when I was a child?

    Saya memutuskan untuk menulis blog ini, karena teringat saat saya mengerjakan tugas bahasa inggris saya.Kelak saya menjadi apa?,itu yanng pertama kali muncul dalam pikiran saya.Apakah impian saya waktu kecil akan terwujud?.Apakah semua akan menjadi nyata?    ketika saya kecil,saya selalu bermimpi untuk bekerja dengan keras dan mempunya banyak harta.Entah apapun perkerjaanya,Polisi,Direktur perusahaan,Usahawan dll.Intinya saya hanya berpikir bahwa disaat besar nanti,saya akan menjadi orang yang tidak memikirkan berapa biaya yang keluar,dan barang apa ingin dibeli.Semua terbesit dalam pikiran saya,bahwa masa depan itu menyenangkan,selalu bersifat positif dan seolah olah masa depan itu gak pernah gagal.Berbincang dengan teman disekolah membahas cita cita yang tinggi sangat menyenangkan."insyiniur","pilot","dokter" ucap murid pada saat itu,termasuk saya sendiri    Bertambahnya waktu hingga saat ini saya memasuki jenjang SMA,impian itu hanya didalam mulut s...

Pandemi

Pembukaann Halo semua yang sedang membaca blog ini,semoga kalian diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalani hidup yg begitu banyak beban ini,Termasuk kalian.🤭 Basa-basi Jika dihitung-hitung pandemi sebentar lagi akan berulang tahun.Dalam kegiatan saya sehari-hari,saya tidak merasa dikelilingi oleh pandemi karena saya sendiri menikmatinya.Ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil selama pandemi ini.Memang tak jarang hidup juga seperti hampah tak berpenghuni dan bingung harus ngapai.Tapi kita bisa mengambil dari sisi positifnya aja Contohnya kalian bisa baca-baca buku yang udah lama gak dibaca.Tapi sadarkah kalian jika selama pandemi ini,waktu itu semakin cepat,gak sadar kalau 2 jam itu kayak 2 menit nungguin latihan  plank selesai.Kita juga bisa menghabiskan waktu dengan marathon nonton darkaor atau pun anime.Tapi sayang,banyak film yang ketunda juga karena pandemi.Mudah-mudahan pandemi ini cepat berakhir agar kita bisa bertemu dengan teman di sekolah🤗. Penutup Terima kasih b...

About me

 Saya Caesar John Henry Simarmata berasal dari kota Medan. Sebagai lulusan baru pada jenjang menengah atas si Medan, saya bukan orang yang begitu mencolok di bidang akademis maupun prestasi. Hal ini disebabkan kurangnya relasi pada murid-murud lainnya hali ni menyebabkan wawasan saya sangat minim dan tidak bersemangat untuk bersekolah.  Memasuki kelas dua belas,saya saya mempunyai cita-cita untuk menjadi seorang programmer. Tentu tidak mudah untuk menggapai profesi itu,dimana saya harus belajar dengan sungguh-sungguh pada kelas dua belas, ditambah lagi Prodi Teknik informatika termasuk prodi sangat diminati banyak orang sehingga tidak mudah untuk memasukinya. Namun, saya bersih keras untuk mencapai passing grade itu. Saya beljar setiap hari, Bimbel dari pagi hingga sore. Nasib berkata buruk saat saya gagal memasuki prodi di univerautas impian saya. Say hanya mampu mencapai batas nilai D-3 POLMED. Saya punya daya juang yang kuat sehingga saya mencoba keberuntungan jalur mandiri...